Berita

Bambang Soesatyo/Net

Hukum

Keberhasilan OTT KPK Tak Lepas Dari Kewenangan Penyadapan

RABU, 23 MEI 2018 | 20:32 WIB | LAPORAN:

. Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menilai keberhasilan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak lepas dari kewenangan penyadapan yang dimiliki komisi anti rasuah tersebut.

"Gencarnya OTT yang dilakukan KPK tidak terlepas dari kewenangan penyadapan yang dimiliki KPK, karena OTT yang dimiliki KPK biasanya didahului oleh penyadapan. Dan KPK telah memecahkan rekor dalam melakukan OTT beberapa waktu belakangan," ujarnya dalam acara buka puasa bersama alumni KPK jilid pertama yang diadakan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (23/5)

Ia juga menjelaskan, dalam pelaksanaan tugasnya lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo Cs itu memang diberikan sejumlah kewenangan untuk memberantas korupsi, antara lain mengkoordinasikan penyelidikan, penyidikan, penuntutan terhadap tindak pidana korupsi untuk meminta laporan terhadap instansi terkait.


Pria yang akrab disapa Bamsoet ini pun mencatat, pada tahun ini pihak komisi anti rasuah sudah gencar melakukan OTT dalam waktu lima bulan pertama.

"Sementara dalam lima bulan pertama 2018 setidaknya sudah lebih 9 kasus OTT di mana sebagian besar terkait pilkada dan kepala atau wakil kepala daerah," katanya.

KPK mencetak rekor dalam OTT pada tahun 2017 lalu dengan melakukan giat sebanyak 19 kali. Angka tersebut lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni 17 kali. [fiq]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya