Berita

Ilustrasi Teroris/Net

Pertahanan

Rentetan Teror Bukti Indonesia Masuki Fase Ideal Bentuk Jaringan Kejahatan

RABU, 23 MEI 2018 | 16:04 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Pengamat terorisme dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menilai rentetan aksi terorisme yang belakangan terjadi di tanah air, menjadi bukti Indonesia sedang memasuki fase paling ideal dalam pembentukan jaringan kejahatan bukan lagi sekedar jaringan teror.

"Rangkaian teror susul-menyusul yang belakangan terjadi, ditambah kenyataan bahwa pelaku teror di Surabaya kemarin melingkupi seluruh anggota keluarga, ini saya kira menunjukkan bahwa kita sedang menghadapi fase yang paling ideal dalam pembentukan jaringan kejahatan, tidak hanya Teror," ujar Khairul di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/5).

Lebih lanjut ia menjelaskan, aksi terorisme yang bisa menyerempet kepada jaringan kejahatan ini sendiri berawal dari sistem kerja jaringan teror yang saat ini semakin berkembang.


Bahkan menurutnya, sampai tidak terbaca oleh aparat keamanan.

"Kualitas dari jaringan teroris ini semakin meningkat, nyaris tidak ada potensi kebocoran, kekeliruan, ini yang harus kita cermati, apa yang salah selama ini terutama dalam perlakuan kita terhadap kemasyarakatan kita," paparnya. [fiq]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya