Berita

Edi Hasibuan/Net

Politik

Penanganan Teror Indonesia Terbaik Di Dunia

RABU, 23 MEI 2018 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penanganan teror di Indonesia adalah yang terbaik di dunia. Sebab, Indonesia mengedepankan operasi intelijen yang lunak dan senyap.

Sistem operasi senyap ini sejak dulu banyak digunakan Densus 88 untuk melumpuhkan teroris yang tersebar di berbagai tempat. Operasi ini memiliki ciri khas tidak frontal dalam bertindan dan sebisa mungkin menghindari operasi terbuka atau penyerangan terbuka.  

Begitu kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan yang memaparkan hasil penelitiannya terhadap penanganan teror di dunia.


"Dengan kata lain, selain lunak operasi ini juga jauh dari tuduhan pelanggaran hak azasi manusia (HAM)," ujar Edi dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (23/5).

Kata dia, dalam perkembangan penanganan teror yang terjadi di hampir semua negara di dunia, operasi intelijen ini banyak disuka polisi dari berbagai negara di dunia. Banyak polisi dunia kini study banding ke Indonesia belajar menangani aksi teror.

"Kebijakan Polri yang mengedepankan 75 persen operasi intelijen di lapangan seperti yang disampaikan Kapolri dan menangkap 74 pelaku dalam seminggu terakhir patut diapresiasi,” kata doktor ilmu hukum ini.

Lebih lanjut, Edi mengaku yakin Polri yang dibantu TNI akan mampu memberantas aksi teror secara maksimal. Dengan catatan, rakyat ikut mendukung mereka.

“Jadi, ayo kita dukung negara, dalam hal ini aparat penegak hukum, agar negeri kita aman,” ajak pakar hukum dan kepolisian ini. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya