Berita

Salah satu korban bentrokan dengan aparat/Foto: HMI MPO

Politik

Demo HMI MPO: Jokowi Pemimpin Haram!

SENIN, 21 MEI 2018 | 20:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Jakarta turun ke jalan. Demonstrasi di depan Istana Negara hari Senin (21/5) ini mengusung tema: refleksi 20 tahun reformasi; Jokowi pemimpin haram.

"Presiden Jokowi tidak mampu memenuhi janji politiknya, bahkan ingkar janji. Maka kami HMI MPO Cabang Jakarta mengharamkan orang munafik untuk memimpin republik ini," ujar Ketua HMI MPO Cabang Jakarta Al Azhar Musa di sela aksi.


Peserta aksi berkali-kali meneriakkan 'Jokowi pemimpin haram'. Selain itu mereka juga membakar ban. Ratusan aparat kepolisian yang bersiaga di lokasi langsung turun tangan memadamkan api.


Mereka menilai di era kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia malah diwarisi segudang masalah. Hal ini terbukti dari ketidakmampuan menjaga stabilitas ekonomi, anjloknya nilai tukar rupiah dan membengkaknya utang negara.

Janji nawacita mereka nilai tidak ada realisasinya. Yang terjadi malah impor beras dan garam. Belum lagi membanjirnya tenaga kerja asing di Tanah Air hingga persoalan terorisme yang tidak mampu diatasi.

"Ini menunjukkan Presiden Jokowi tidak cakap," tukas Al Azhar.

Kepolisian bertindak represif menghadapi aksi mahasiswa. Lima mahasiswa sempat ditangkap, sementara beberapa orang dibawa ke rumah sakit karena bentrokan dengan aparat Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya