Berita

Politik

Kecewa Impor, Petambak Garam Demak Dukung Rizal Ramli Jadi Presiden

MINGGU, 20 MEI 2018 | 22:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Petambak garam di Demak, Jawa Tengah, turun ke jalan, Minggu (20/5) pagi. Demonstrasi mereka gelar untuk menolak impor garam.

"Kami sangat kecewa dengan keputusan pemerintah mengimpor garam 3,7 juta ton. Impor dapat menurunkan harga garam rakyat," kata Ketua Sarikat Petambak Garam Demak, Saifudin Ali.

Unjuk rasa dilakukan di Pangkalan Garam, di Desa Kedungmutih, Demak.


Dikatakan Saifudin, Indonesia adalah negara maritim yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia dan terletak di garis kathulistiwa. Potensi ini dapat menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil garam terbesar di dunia.

"Sayangnya, potensi tersebut gagal dimanfaatkan karena minimnya perhatian pemerintah. Pemerintah terkesan ingin jurus cepat. Impor garam dijadikan solusi. Padahal, jika pemerintah perhatian kepada petambak garam, mestinya impor tidak perlu dilakukan," kata dia.

Mereka meminta pemerintah membatalkan impor garam. Jika ada garam impor yang masuk ke Indonesia harap segera dimusnahkan.

"Kami siap memenuhi kebutuhan garam seluruh rakyat Indonesia," kata Saifudin.

Di kesempatan yang sama para pengunjuk rasa menyampaikan terima kasih kepada mantan Menko Maritim Rizal Ramli karena gigih menolak impor garam. Karenanya mereka sangat mengapresiasi keputusan Rizal maju di Pilpres 2019.

"Kami mendukung Bapak Rizal Ramli menjadi Presiden Indonesia," tukas Saifudin.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya