Berita

Foro/RMOL

Dunia

Nasihat Anwar Ibrahim Ke Najib Rajak: Cari Jaksa Yang Baik

MINGGU, 20 MEI 2018 | 20:37 WIB | LAPORAN:

. Tokoh reformasi Malaysia, Anwar Ibrahim, menyerukan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak untuk mengikut proses hukum yang akan dijalaninya dengan bijak.

Najib saat ini tengah berurusan dengan hukum skandal korupsi 1MDB yang diperkirakan merugikan rakyat Malaysia sebesar 3,5 miliar dolar AS.

"Kalau saya beri nasehat pada Najib sekarang ini cari jaksa yang baik. Coba pertahankan dirinya dalam ikut proses hukum dengan hakim," ujar Anwar usai bertemu mantan Presiden BJ Habibie, Patra Kuningan, Jakarta, Minggu (20/5).


Anwar meyakini hukum akan berlaku adil terhadap Najib. Pengalaman pahit soal proses hukum yang ia alami, tidak akan dirasakan Najib.

"Kita beri jamin tidak seperti saya. Kita jamin hakim itu bebas (independen)," ungkapnya.

Anwar mengaku telah bertemu langsung dengan Perdana Menteri Malaysia terpilih Mahathir Mohamad dan memintanya untuk turut menjamin proses hukum Najib berlangsung terbuka dan adil.

"Jangan tekan, jangan menghukum sebelum kita melakukan siasatan (pemeriksaan) yang rapi dan ikut jalur hukum. Jangan ulangi apa yang mereka lakukan kepada saya. Ikut jalur hukum," tukasnya. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya