Berita

Najib dan Rosmah/Net

Dunia

Istri Najib Tuding Polisi Sengaja Gali Keburukan Keluarganya

MINGGU, 20 MEI 2018 | 05:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor menuding Polisi Diraja Malaysia sengaja menggali keburukan keluarganya demi memprovokasi amarah rakyat.

Pernyataan itu dia keluarkan menanggapi penggeledahan yang dilakukan di sejumlah rumah miliknya.  

Kata dia, seharusnya polisi dalam melakukan penyelidikan korupsi dan pencucian uang, menghindarkan peradilan di depan umum yang prematur terhadap keluarganya.


Seperti saat siaran langsung tentang penggeledahan di sebuah kondominium Kuala Lumpur miliknya. Saat itu di depan kamera, polisi membeberkan bahwa mereka telah menyita 284 tas tangan mewah Hermes Birkin dan 72 koper yang penuh dengan uang tunai, perhiasan, dan barang mahal lain.

Dalam kesempatan ini, Rosmah menegaskan bahwa keluarganya akan kooperatifselama penyidikan dana investasi negara yang dikelola oleh BUMN, 1MDB. Namu demikian, dia mengimbau agar pihak berwenang tidak mengumbar keburukan keluarganya.

“Kami berharap pihak berwenang mematuhi aturan dan proses hukum untuk menghindarkan peradilan di depan umum yang prematur,” katanya sebagaimana dikutip dari Voanews, Sabtu (19/5).

Sosok Rosmah kerap disamakan dengan mantan ibu negara Filipinan Imelda Marcos yang kerap mengumbar kekayaan pribadi. Gaya hidup keduanya sebagai ibu negara disebut telah membuat sang suami terpuruk dan harus menghadapi berbagai jerat kasus korupsi. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya