Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Upaya Kurangi Ketimpangan Tidak Tampak Di Kerangka RAPBN 2019

MINGGU, 20 MEI 2018 | 01:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2019 yang dibacakan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR, Jumat (18/5) lalu dinilai terlalu datar dan kurang greget.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon bahkan menyebut pidato yang disampaikan Menteri Sri Mulyani itu bahkan memperlihatkan bahwa pemerintah belum menunjukkan usaha keras dalam mengurangi ketimpangan ekonomi.

Sebab, pemerintah hanya menargetkan rasio gini tahun 2019 berada di kisaran 0,38 hingga 0,39 saja. Artinya, tidak berbeda jauh dengan angka rasio gini tiga tahun terakhir.


“Memang, meskipun sedikit, dalam tiga tahun terakhir rasio gini kita cenderung turun. Namun, penurunan itu saya kira terjadi bukan karena membaiknya perekonomian rakyat kecil. Tapi lebih karena penurunan spending dari golongan kelas menengah kita, sehingga kini gap-nya jadi lebih kecil. Artinya, turunnya angka rasio gini tadi tidak menunjukkan adanya perbaikan ekonomi,” ujarnya dalam akun Twitter @fadlizon, Sabtu (19/5).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu kemudian menyoroti mengenai desain APBN di tahun 2019 yang akan difokuskan untuk pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, ide ini terdengar bagus, tapi dengan catatan jika dilakukan tiga atau empat tahun lalu.

“Menjelang tahun-tahun politik, fokus pada pengembangan sumber daya manusia patut dicurigai penuh dengan bias populisme. Kita akan cermati rencana teknis pemerintah terkait pengembangan sumber daya manusia ini. Jangan sampai APBN kita ditunggangi oleh belanja politik,” sambungnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya