Berita

Foto: RMOL

Pertahanan

Terorisme Marak Lagi, Kinerja BNPT Dipertanyakan

SABTU, 19 MEI 2018 | 17:29 WIB | LAPORAN:

Kinerja dan fungsi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dipertanyakan.

Lembaga yang dipimpin Komjen Suhardi Alius itu dinilai tak becus menanggulangi tindak terorisme yang belakangan mulai marak kembali.

Pengamat Pertahanan, Susanintyas Nefo Handayani Kertopati menilai, penyuluhan yang selama ini dilakukan BNPT juga tak berarti signifikan.  


"Deradikalisasi yang dilaksanakan hanya dengan seminar dimana yang diundang seminar orangnya itu itu aja dan homogen tidak heterogen. Jadi orang yang sudah tidak radikal untuk apa diberi program radikalisasi lagi," jelas dia ketika dijumpai di Kawasan Menteng, Jakarta (Sabtu, 19/5).

Susanigtyas menegaskan, kinerja BNPT harus ditingkatkan. Soalnya, selama ini BNPT hanya melakukan pencegahan namun tidak menanggulangi.

"Dan sekarang setelah ramai terjadi terorisme kita juga tidak bisa gebyah uyah dimana wanita yang berkerudung dianggap radikal," tuturnya.  

"BPNT,  TNI,  Polri harus duduk bersama, dan departemen agama, sosial, dan pendidikan kemana saja? Lucunya lagi ketika Kepala BIN ungkap 37 persen mahasiswa teradikalisasi, Kementerian Pendidikan malah merespon hal itu belum tentu benar, seharusnya langsung diselidiki," sambung Susaningtyas. [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya