Berita

Foto/Net

Dunia

Kawinan Harry-Meghan Diliput 5.000 Wartawan

SABTU, 19 MEI 2018 | 10:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pengamanan ekstra ketat terlihat di sepanjang ruas jalan utama Windsor, Inggris. Pangeran Harry dan Meghan Markle. Calon pasangan baru di keluarga Kera­jaan Inggris ini mengikat janji di Kapel St George yang terletak di dalam area Kastil Windsor, Sabtu (19/5). Akses jalan masuk-keluar Windsor tertutup untuk mobil dan kendaraan roda empat lainnya. Penembak jitu akan memagari kastil dan jalan utama. Intel akan berbaur di keramaian.

Jalanan diramalkan dibanjiri lebih dari 130 ribu orang yang ingin menjadi saksi kebahagiaan pasangan beda warga negara tersebut akhir pekan ini. Namun, belum lagi upacara resmi digelar, ribuan orang sudah mulai memilih spot terbaik, tempat mereka berdi­ri nanti. Selain penonton, kontin­gen awak media juga terbilang besar. Termasuk 5.000 delegasi dari 79 media internasional-160 orang di antaranya fotografer.

Demi memastikan kelancaran acara dari prosesi, pawai pengan­tin baru, hingga jamuan resmi kenegaraan dan pribadi, ratusan polisi dikerahkan. Bekerja sama dengan otoritas lokal, mereka menyisir seputaran lokasi di antaranya bak sampah, drainase, sampai tunawisma.


Zona Bebas

Di tengah keriuhan persiapan pernikahan Harry dan Meghan, ada yang tidak begitu tertarik. Salah satunya adalah sebuah bar di Derby, London. Bar satu ini akan mendenda pengunjung yang mengucapkan segala hal mengenai royal wedding ini.

Sebagai bentuk peringatan, bar ini memasang poster wajah Harry dan Meghan yang diberi tanda silang merah. "Ini adalah zona bebas royal wedding! Harap tidak bicarakan topik tersebut selagi di dalam bar. Kami tidak tertarik, mari bahas hal lain," bunyi pengumuman bar ini.

Siapa pun yang melanggar pera­turan harus membayar denda dan meletakkan uang denda, minimal 5 poundtserling di dalam kotak amal. Pemilik bar ini mengatakan hasil denda akan disumbangkan ke Nightingale Cancer Unit di Rumah Sakit Royal Derby. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya