Berita

Foto/Net

Dunia

Pakai Sandal Rp 50 Ribu, Mahathir Curi Perhatian

SABTU, 19 MEI 2018 | 10:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sebagai Perdana Menteri Malaysia, Dr Mahathir Mohamad selalu jadi sorotan publik. Baru-baru ini, dia mencuri perhatian ketika mengenakan sandal harga 11,50 ringgit atau sekitar Rp 50 ribu.

Baru-baru ini, foto PM Ma­hathir menjadi viral di media so­sial. Dia tampak selonjoran main ponsel di suatu acara. Kakinya tanpa alas. Sendal coklatnya ada di sebelahnya. Sepintas foto itu memang terlihat biasa saja. Akan tetapi, bila diperhatikan, sandal yang dia pakai merek sederhana. Padahal kebanyakan, orang sekelas dia akan mengenakan pakaian bermerek.

Siapa sangka, pria yang kerap disapa DRM itu mengenakan sandal keluaran Bata saat meng­hadiri acara Perdana Leadership Foundation di Putrajaya. Merek alas kaki itu tersebut dipakai masyarakat kebanyakan karena desain modern namun harga tetap terjangkau.


Tentu saja saat Mahathir mengenakan sandal "sejuta umat" itu masyarakat terkesima. Bahkan di antaranya memuji Mahathir telah berhemat. Se­orang masyarakat melalui akun Instagramnya @azranshah, turut mengunggah foto tersebut mela­lui Insta Story.

Dalam keterangan foto dirinya menuliskan, "Melihat ini dari cerita seorang teman, Tun kami yang rendah hati tidak mem­butuhkan Gucci atau Hermes, hanya Bata untuk pergi. Aku mencintaimu Tun."

Viralnya peristiwa tersebut di­manfaatkan produsen sandal itu. Di halaman Facebook-nya Bata membagikan gambar sandal yang digunakan Mahathir sekalian berpromosi jika sandal tersebut dapat dibeli di toko-tokonya.

"Ramadan 2018 aksesori penjualan terlaris, seperti yang dikenakan Tun M! Lihat di gerai Bata terdekat atau toko online kami," tulis pihak produsen seperti yang dikutip dari Asia One, kemarin.

Sebelumnya, seorang netizen memposting Mahathir dan sang istri Siti Hasmah tengah sibuk memilah-milah kemeja di bagian diskon di sebuah gerai super­market di Kuala Lumpur.

"Tun dan sang istri saja tidak malu memilah baju di gerai pakaian supermarket. Kalian masih sibuk mencari pakaian branded?" ujar Ahmad Zamidi di akun Facebook.

Mahathir, pemimpin Pakatan Harapan (PH), memenangkan pemilihan umum setelah menum­bangkan Barisan Nasional (BN) pimpinan Perdana Menteri Najib Razak. Dalam kepemimpinan­nya di Malaysia, dia menunjuk Wan Azizah Wan Ismail, istri Anwar Ibrahim, menjadi Wakil Perdana Menteri.

Sebagai PM, Mahathir merangkap jabatan menjadi Menteri Pendidikan. Adapun Wakil Perdana Menteri Wan Azizah Wan Ismail, memegang jabatan sebagai Menteri Kesejahteraan dan Urusan Perempuan. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya