Berita

Aman Badurrahman/Net

Pertahanan

Polri Yakin Tuntutan Aman Abdurrahman Tak Pengaruhi Jaringan Teroris

JUMAT, 18 MEI 2018 | 15:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri yakin tidak akan ada efek signifikan terhadap tuntutan Aman Abdurrahman, dengan bangkitnya sel-sel kelompok teror.

Aman alias Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma dituntut oleh jaksa penuntut umum (JPU) dengan pidana mati. Terdakwa kasus bom Thamrin itu menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini.

“Kalau tuntutan itu tidak terlalu signifikan. Tapi mereka, sel-sel itu tak bisa dibangunkan, seperti arahan menyerang gitu,” kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (18/5).


Rentetan aksi teror seminggu terakhir yang kerap dilakukan oleh kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD), kata Setyo, bukan juga dipengaruhi oleh akan dibacakannya sidang tuntutan Aman Abdurrahman.

“Sebetulnya bukan karena tuntutan ini tapi sudah lama, tetap kita antisipasi lah, kita juga sudah kerja sama dengan TNI,” jelasnya.

Pada saat terjadi kerusuhan Rutan cabang Salemba Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, sosok Aman Andurrahman sangat berperan, lantaran salah satu penyebab ricuhnya Rutan karena para napi meminta untuk bertemu Aman.

Selain itu, 36 jam drama penyanderaan di Rutan Mako Brimob juga tak lepas dari peran Aman Abdurrahman. Dalam rekaman suara yang beredar, Aman meminta para pengikutnya menghentikan kerusuhan di dalam mako Brimob dan menyerahkan diri.

Aman sebelumnya didakwa menggerakkan orang lain untuk melakukan berbagai aksi terorisme di Indonesia, termasuk peledakan bom di Jalan MH Thamrin dan pelemparan bom di Gereja Oikumene Samarinda. [fiq]


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya