Berita

Raja Muhammad VI/Net

Dunia

Operasi Ramadan 1439 Senilai 88 MAD Diluncurkan

JUMAT, 18 MEI 2018 | 09:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Untuk menjamin kelancaran distribusi pangan sepanjang bulan Ramadan 1439 tahun ini, Kerajaan Maroko meluncurkan operasi khusus yang disebut Operasi Ramadan 1439.

Operasi ini diinisiasi oleh Raja Muhammad V dan diluncurkan Kamis siang (17/5).

Dalam keterangan pihak Kerajaan, disebutkan bahwa Operasi Ramadan 1439 mencerminkan kemurahan hati Raja Muhammad V untuk membantu warga miskin dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan yang merupakan salah satu karakter penting masyarakat Maroko.


Program ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian  Wakaf dan Urusan Islam, serta sudahd dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Operasi Ramadan 1439 menelan biaya senilai 80 juta MAD. Nilai ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan dana yang dikucurkan tahun lalu sebesar 55 MAD.

Kantor Berita MAP mengatakan, penerima bantuan Operasi Ramadan 1439 sebanyak 2,5 juta orang di 500 ribu keluarga, termasuk di dalamnya 429.100 orang di daerah pedesaan.

Ribuan pekerja sosial dan relawan membantu program ini, sementara dua panitia, lokal dan provinsi, mengawasi pelaksanaan distribusi bahan makanan, termasuk mengawasi identifikasi penerima bantuan.

Operasi Ramadan 1439 juga disebukan sebagai salah satu kegiatan dari berbagai kegiatan dan inisiatif yang dimiliki Raja Muhammad VI untuk mempromosikan budaya solidaritas dan menjamin pembangunan manusia yang berkelanjutan sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya