Berita

Ali Fauzi Manzi/RMOL

Pertahanan

Cuitan Ahmad Dhani Soal ‘Ternak Teroris’ Menyedihkan

KAMIS, 17 MEI 2018 | 21:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan narapidana teroris (Napiter) Ali Fauzi Manzi menyatakan, cuitan Ahmad Dhani yang menyebutkan bahwa pemerintah saat ini sedang beternak teroris sangat menyedihkan.

“Saya enggak tahu ya ini Ahmad Dhani benar atau bukan yang menulis, tapi sebagai seorang publik figur ya sangat menyedihkan,” kata Ali dalam sebuah diskusi di Gedung LIPI, Jakarta, Kamis, (17/5).

Pasalnya ia berkeyakinan, terorisme itu sesuatu hal yang alamiah ingin menghancurkan NKRI, bukan rekayasa.


“Kalau saat ini polisi tahu titik-titik jaringannya kan sulit sekarang nggak bisa nangkap kecuali kalau sudah kejadian,” ungkapnya.

Dengan cuitan Ahmad Dhani tersebut, menurutnya publik menganggap selain polisi kecolongan, juga terkesan ada pembiaran terhadap kelompok teroris alias ‘diternak’ agar kepolisian banyak mendapatkan anggaran.

Dalam slide presentasinya, Ali Fauzi  mengutip cuitan Ahmad Dhani di akun twitternya 'Ternak kalajengking hanya menghasilkan Rp 145 M, ada yang lebih bagus yakni beternak teroris. Setiap tahun polisi dapat anggaran Rp 1,9 T, kalau 5 tahun sudah Rp 10 T'.

Namun saat ditelusuri ke akun twitter Ahmad Dhani @AHMADDHANIPRAST, cuitan tersebut sudah tidak ada. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya