Berita

Foto: Net

Politik

HNW: Mestinya Pengibaran Bendera Israel Di Papua Tidak Dibiarkan

KAMIS, 17 MEI 2018 | 08:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyayangkan adanya konvoi pengibaran bendera Israel di Papua.

Sebab, pengibaran itu dilakukan di tengah kecaman dunia internasional atas teror yang dilakukan Israel kepada warga Palestina. Apalagi, teror ini menyebabkan puluhan orang tewas dan ratusan terluka.

“Dunia Internasional kecam Israel yang meneror warga Palestina (dengan bunuh lagi puluhan & lukai ratusan). Eh di Papua, sebagian WNI malah konvoi kibarkan bendera teroris Israel,” sesalnya dalam akun Twitter @hnurwahid, Kamis (17/5).


Dia berharap polisi yang kini menjadi target teroris tidak membiarkan insiden pengibaran bendera, yang oleh Hidayat disebut sebagai milik negara teroris tersebut.

“Polisi kita sedang jadi target teroris, mestinya pelaku pengibaran bendera teroris Israel tak dibiarkan,” tukas politisi PKS itu.

Sementara itu, mantan Kapolda Papua Paulus Waterpauw pernah menjelaskan bahwa pawai semacam itu sering terjadi di Papua. Pawai biasanya digelar oleh kelompok kecil di Abepura, Jayapura, Papua, sebagai wujud rasa syukur atas keagungan masyarakat terhadap bani Israel. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya