Berita

Foto: RMOL

Pertahanan

Tiga Terduga Teroris Ditangkap Tanpa Perlawanan

RABU, 16 MEI 2018 | 17:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tiga terduga teroris yang ditangkap di Jalan Gempol Raya, Kunciran, Pinang, Kota Tangerang, Banten, tidak melakukan perlawanan saat kontrakan mereka di grebek tim Densus 88.

Menurut tetangga pelaku, Akhmad Wirdiyan (16), yang berada di lokasi saat penangkapan, Densus 88 datang menggunakan kijang Innova hitam. Sempat terdengar suara tembakan peringatan sekali.

"Mobil itu parkir di depan kontrakannya, keluar sekitar empat polisi berpakaian bebas,” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, di lokasi, Rabu (16/5).


Menurut Wirdiyan, polisi meminta seluruh warga yang ada di lokasi diminta untuk menjauh dari rumah terduga teroris.

"Mobil gede (kendaraan taktis Densus 88) datang,” ujarnya.

Wirdiyan sempat merekam aksi Densus 88 menggerebek kontrakan terduga pelaku teror itu, namun salah seorang petugas berpakaian preman meminta semua dokumentasi penangkapan tersebut dihapus.

"Tadi ada juga orang, memory card-nya dipatahin langsung,” akunya.

Sementara Midah (37) pemilik warung yang tinggal persis di depan kontrakan terduga pelaku teror mengaku sempat bercengkrama sebelum Densus 88 melakukan operasi penangkapan.

"Emang orangnya jarang keluar, paling sama si om (panggilan midah kepada satu terduga teroris) doang,” jelasnya.

Menurutnya terduga teroris yang bernama Muhammad Choir dan Ghofar serta seorang wanita yang belum diketahui identitasnya ini membuka usaha vermak celana. Sejauh yang diketahuinya, usaha vermak celana itu termasuk sepi pelanggan.

"Paling cuma orang-orangnya (kelompok) aja. Saya sih jarang lihat orang menjahit di dia,” tandasnya. [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya