Berita

Olahraga

Usai laga Persija-Home United, Rumput Stadion GBK Sementara Dipindahkan

RABU, 16 MEI 2018 | 09:24 WIB | LAPORAN:

Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) mulai mempersiapkan acara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.

Agar tak merusak rumput stadion, Inasgoc juga memindah sementara rumput tersebut ke sebelah lapangan panahan yang lokasinya tak jauh dari situ.

Sekjen Inasgoc Eris Heryanto mengatakan, pemindahan rumput GBK dilakukan usai laga Persija Jakarta kontra Home United, Selasa malam (15/5).


Menurutnya, pencopotan rumput dengan cara digulung, bukan dicangkul dan membutuhkan waktu sekitar enam jam. Sehingga pemindahan selesai Rabu dini hari (16/5).

"Untuk menyiapkan acara pembukaan, kami akan membawa perlengkapan yang tidak ringan. Mungkin beratnya berton-ton. Karenanya, rumput di Stadion GBK dipindah supaya tidak rusak," kata Eris di Jakarta.

Rumput tersebut akan disemai di area lapangan panahan seluas 7.500 meter persegi. Penyemaian berjalan selama lebih tiga bulan hingga usai pembukaan Asian Games, Agustus mendatang.

Setelah dipindah, lahan di Stadion GBK akan dipasang pelindung armor deck yang mencapai 18 ribu unit. Tujuannya supaya tanah di stadion tidak ambles.

"Armor deck untuk menutupi tanah stadion itu bukan beli, tapi sewa. Ada juga sewa dari Australia dan Amerika Serikat. Setelah selesai acara, nanti akan dikembalikan," jelasnya.

Rencananya, rumput akan dikembalikan ke Stadion GBK saat pertandingan atletik dimulai. Adapun pada penutupan Asian Games, rumput tak dipindah dan langsung ditutup pelindung.

Menurut pakar rumput dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Qamal Mutaqin rumput tak akan mati jika hanya ditutup pelindung tak lebih dari satu pekan.

Sesuai jadwal, penutupan rumput hanya berjalan sekitar tiga hari sebelum hingga sesudah closing Asian Games.

"Jadi tidak apa-apa karena hanya tiga hari. Kalau lebih dari seminggu bisa mati rumputnya," ujar Qamal Mutaqin. [wid]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya