Berita

Foto: RMOL

Pertahanan

Pengamanan Katedral Tak Terpengaruh Tragedi Bom Di Surabaya

SENIN, 14 MEI 2018 | 18:45 WIB | LAPORAN:

Pengamanan di Gereja Katolik Katedral, Jakarta Pusat tidak ditingkatkan meski terjadi teror bom di Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo, pihaknya sudah melakukan koordinasi baik dengan Kapolsek, Koramil dan institusi keamanan tingkat paroki sehingga berbagai kejadian di Surabaya tidak mempengaruhi keamanan mereka.

"Jadi kemarin kita lihat di Gereja Katedral tidak terpengaruh apa-apa dari peristiwa di Surabaya itu," ujarnya di Komplek Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Senin (14/5)


Menurutnya, para jemaat juga datang dan berdoa seperti biasa, baik berdoa untuk tragedi yang terjadi di Surabaya maupun korban dari tragedi tersebut.

Ignatius menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap aparat yang selalu dapat diajak berkoordinasi tentang pengamanan Gereja Katerdral selama ini.

"Jadi sudah biasa koordinasi itu dan tentu kami berterimakasih kepada aparat keamanan yang selalu memberi perhatian kepada tempat-tempat apalagi disini ada Katedral itu kan bangunan yang hanya ada satu di Indonesia," tukasnya.

Dalam kurun waktu sehari para teroris yang terdiri dari satu keluarga telah meledakkan tiga Gereja di Surabaya dengan waktu yang tak berselang lama.

Tiga Gereja yang menjadi korban ledakan bom teroris adalah Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia dan Santa Maria. Selain itu ledakan bom juga terjadi di Polrestabes Surabaya pada pagi ini. [sam]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya