Berita

Foto: RMOL

Politik

Rapat Pansus Terorisme Tertutup, PDIP Salahkan Gerindra, PAN Dan Nasdem

SENIN, 14 MEI 2018 | 18:09 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Masyarakat harus mengawal RUU Terorisme dengan cara membuka semua Rapat Pansus RUU sampai nanti disahkan.

Begitu dikatakan anggota Pansus RUU Antiterorisme, Risa Mariska dalam Diskusi Publik 'Nasib Pembahasan RUU Terorisme' Setara Institute for Democracy and Peace di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Senin (14/5).

"Saya meminta dan mengajak kepada publik untuk bersama-sama mengawal UU ini sampai nanti disahkan, sudah waktunya pula rapat ini dibuat terbuka, transparansi untuk kita sama-sama mengawal sampai RUU ini disahkan," jelasnya.


Menurut Risa, sebagai anggota Pansus RUU Terorisme ia merasa kesulitan untuk meminta ketua Pansus, Muhammad Syafii untuk membuka rapat tersebut kepada publik.

"Kalau kita yang di dalam rapat pansus tentu akan sulit meminta rapat ini dibuka. Apalagi ketua pansus ini kan menguasai betul alur lalu lintas rapat, dia lah yang mempunyai kewenangan untuk mengatur si A boleh bicara si B boleh bicara, tapi sepanjang rapat ini kan dibuat tertutup sehingga publik tidak mengetahui secara detail sampai di mana pembahasan rapat RUU terorisme ini," paparnya.

Kemudian, anggota Pansus RUU Antiterorisme Fraksi PDIP ini juga menyampaikan bahwa pernyataan Muhammad Syafii selama ini sangat tumpang tindih dengan kewajibannya sebagai Ketua Pansus RUU Terorisme.

"Perlu saya sampaikan juga bahwa pimpinan-pimpinan pansus ini, yang pertama dari Gerindra, Bapak Muhammad Syafii, ada beberapa statement nya di media kita bisa sama-sama kita lihat, menurut beliau ini, Santoso adalah Pahlawan dan justru teroris sendiri itu adalah polisi, ini menjadi tumpang tindih, padahal mereka punya kewajiban berat untuk menjaga RUU Terorisme ini sampai disahkan nanti," jelasnya.

Dia turut membawa nama Hanafi Rais sebagai Wakil Ketua Pansus RUU Terorisme yang dinilainya bermasalah sebab latar belakang kedekatannya dengan Amien Rais yang dikenal kental menolak atau bertentangan dengan pemerintah Petahana Joko Widodo.

"Kemudian PAN, PAN ini wakil pimpinannya adalah hanafi rais, beliau anak dari seorang bapak amien rais, selama ini sangat kental menolak atau bertentangan dengan pemerintah Joko Widodo," jelasnya.

Dia turut mempertanyakan permintaan Supiadin Aries Saputra dari Partai Nasdem yang meminta keterlibatan TNI dalam setiap kasus Terorisme.

"Kemudian dari Nasdem, ada bapak Supiadin Aries Saputra, beliau ini purnawiran TNI, yang bagi beliau ini keterlibatan TNI merupakan keniscayaan, padahal kita sama sama tau juga, selama kasus terorisme ini terjadi, TNI tentu dilibatkan, maka pertanyaannya apa yang kurang dgn ketentuan yang sudah ada atau existing regulation?" jelas dia. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya