Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

RUU Terorisme Lamban, Fadli Zon Persalahkan Pemerintah

SENIN, 14 MEI 2018 | 14:23 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Pimpinan DPR protes dipersalahkan atas mangkraknya pengesahan RUU Antiterorisme.   

"Jangan tiba-tiba menyalahkan DPR, UU Terorisme ini sendiri sudah ada di 2003, yang sekarang sedang dibahas itu terkait revisi dan revisi ini pun atas dua pihak yaitu dari DPR dan pemerintah," ujar Wakil Ketua DPR, Fadli Zon di Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/5).

Menurutnya, kelambanan justru datang dari pihak pemerintah yang meminta penundaan revisi UU Terorisme itu sendiri selama satu bulan.


"Saya baru bicara juga dengan pimpinan Pansus, Pak Muhammad Syafii mengatakan sebetulnya waktu itu tinggal 1-2 item lagi yang belum selesai, tapi dari pihak pemerintah sendiri yang menunda satu bulan," bebernya.

Menurut Fadli, seharusnya pada masa sidang lalu, RUU Terorisme sudah bisa disahkan DPR. Tapi karena masih ada perdebatan, terutama soal definisi terorisme sehingga tertunda.

"Jadi saya kira tidak benar di DPR ini ada penundaan dan lain sebagainya. Sekali lagi, UU itu ada di dua tangan, DPR dan pemerintah, bola ada di pemerintah, pemerintahnya yang lamban," tegasnya.

"Bahkan di masa masa dulu pemerintah yang menunda-nunda rapat," tambah wakil ketua umum Partai Gerindra ini.[wid]



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya