Berita

Giwo Rubianto Wiyogo/Net

Pertahanan

Kowani: Semua Anak Bangsa Harus Bersatu Lawan Teroris

SENIN, 14 MEI 2018 | 12:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kongres Wanita Indonesia (Kowani) mengecam keras aksi teror di Jawa Timur. Teror ini merupakan tindakan yang tidak bisa ditoleransi.

Ketua Umum Kowani Dr. Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan terorisme merupakan kejahatan serius. Tidak ada agama yang mengajarkannya.

"Semua agama mengajarkan kedamaian, kebaikan, kasih sayang dan tanpa kekerasan. Terorisme tidak punya tempat di bumi Indonesia," ujar Giwo dalam keterangannya, Senin (14/5).


Kowani mengharapkan kepada semua pihak terkait dapat menyelesaikan persoalan ini dengan cepat agar Indonesia kembali damai, aman, tanpa gerakan terorisme.

Jelas Giwo, gerakan terorisme atau radikalisme harus terus diwaspadai karena mereka memiliki agenda terselubung yang bisa memecah belah bangsa Indonesia.  

Masyarakat tidak boleh cemas apalagi takut. Semua anak bangsa harus bersatu melawan terorisme.

"Sebagai Ibu Bangsa maka perempuan harus aktif dalam meningkatkan kerukunan. Harus aktif mencegah potensi terorisme serta meningkatkan ketahanan keluarga untuk mencapai Indonesia aman dan damai," demikian Giwo.

Kowani didirikan melalui kongres perempuan pertama pada tanggal 22 Desember 1928 di Jogyakarta. Sekarang Kowani yang merupakan organisasi federasi telah memiliki anggota 91 organisasi perempuan tingkat pusat yang memiliki anggota lintas sektoral dan lintas agama dengan jumlah anggota sebanyak 60 juta. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya