Berita

Maruarar Sirait/Net

Politik

Marurarar Bantu Tukang Becak Subang Dirikan Koperasi

SENIN, 14 MEI 2018 | 07:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kehadiran ojek daring hingga ke daerah telah membuat keberadaan tukang becak menjadi terancam. Jika tidak ada solusi dari pemerintah, para tukang becak tentunya akan menjadi korban.

Keluhan itu sebagaimana disampaikan pengendara becak Subang kepada politisi PDIP Maruarar Sirait saat reses di halaman Kantor Kelurahan Karanganyar, Subang, Jawa Barat, Minggu (13/5).

Seorang tukang besak bernama Asep menyebut bahwa puluhan tukang di kelurahan ini menggantungkan hidup hanya dengan mengandalkan becak.


"Kami sudah sampaikan keluhan kami, semoga ke depan ada solusi. Kita juga minta dibuatkan koperasi, dan Bang Ara (Maruarar) katanya mau membuatkannya, ini tentunya akan membuat kami ada masa depan," kata Ade sebagaimana keterangan tertulis yang diterima, Senin (14/5).

Sementara itu, Maruarar mengatakan bahwa ada sekitar 50 tukang becak yang ingin dibuatkan koperasi. Sebelum mengamini, dia meminta kepada para tukang becak untuk bersedia menjadi pengurus dan pengawas koperasi.

“Mereka siap, tentunya koperasi sebagai soko guru Indonesia itu harus dijalankan dan itu kewajiban saya sebagai anggota DPR RI untuk membantu. Mereka menyatakan sudah siap, maka saya bantu,” katanya.

Ara kemudian memberikan bantuan Rp 20 juta untuk pembuatan koperasi tukang becak. Setelah dibantu, Ara berharap para tukang becak ini bisa menjalankan koperasinya dengan baik.

"Saya bantu Rp 20 juta sebagai modal koperasi itu. Namanya koperasi harus ada iuran anggota dan tadi kita telah sepakat, masing-masing anggota Rp 5.000. Tentunya itu tidak berat," katanya.

Selain bertemu tukang becak, dalam melakukan reses di Subang, Ara juga menghadiri acara Gelar Gempung Tarung yang dilaksanakan TMP dan Sanggar Soca Niskala Sunda atau lebih dikenal Sanggar Nay Sunda di Lapangan Dolog, Subang, serta kegiatan lainnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya