Berita

Eddy Soeparno/Net

Politik

PAN Komit Enggak Main SARA Di 2019

SABTU, 12 MEI 2018 | 20:29 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Partai Amanat Nasional (PAN) komit menolak menggunakan isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno menjelaskan, bukan hanya PAN yang, partai-partai lain pun demikian. Mereka sepakat Pancasila, NKRI, dan UUD 45 merupakan hal yang final.

"Tidak hanya PAN saja, semua (partai) menolak isu SARA kok," tegasnya usai diskusi publik dengan tema "Pemilu Tanpa SARA: Demokrasi 2019 Tanpa Cacimaki" yang digelar oleh Jaringan Muda Muslim Jayakarta (JMMJ) di uP2Yu Resto and Cafe, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5).


Eddy juga menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk lebih mengedepankan persatuan dan kesatuan dibandingkan perbedaan pandangan politik.

"Yang perlu kita kuatkan adalah membangun rasa kebangsaan. Ini kewajiban kita semua," seru dia.

PAN, kata Eddy, menolak keras adanya kelompok yang ingin merusak tatanan demokrasi di Indonesia, termasuk orang-orang yang ingin menjadikan ideologi tertentu sebagai pengganti ideologi Pancasila.

"Pancasila, NKRI dan UUD45 itu sudah final. Apa yang ada di luar itu dan menyimpang kita tidak boleh membenarkannya. Apalagi para pendiri republik ini menyatakan bahwa kemajemukan sudah final bagi mereka. Jadi tidak ada tempat bagi mereka di luar itu di republik yang kita cintai ini," pungkasnya. [sam]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya