Berita

Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Giliran Prabowo Yang Diancam Muhaimin

JUMAT, 11 MEI 2018 | 16:46 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar enggan menganalogikakan kemenangan Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia dengan Pemilu Indonesia pada 2019.

Menurut Cak Imin sapaan akrab wakil ketua MPR itu, sosok Muhathir sendiri tidak dapat ditemukan di Indonesia.

"Mahathir-nya siapa di sini? Mahathir-nya siapa dulu? Mahathir-nya di Indonesia itu tidak ada," ujar Cak Imin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/5).


Ketika wartawan mengaitkan nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai sosok cermin Muhathir di Indonesia, Cak Imin menolak anggapan tersebut.

Sesumbar dengan nada ancaman, Cak Imin mengatakan Prabowo akan menang jika disandingkan dengan dirinya (Prabowo-Muhaimin).

"Kalau Prabowo itu hanya menang kalau sama saya. Kan banyak hasil survei sendiri yang bilang Pak Prabowo itu menang hanya sama saya," ujar dia berguyon.

Padahal, Cak Imin diketahui sangat berambisi dan jor-joran agar digaet sebagai cawapres oleh petahana Joko Widodo.

Dalam acara Mata Najwa yang ditayangkan Trans7 beberapa waktu lalu, Muhaimin mengingatkan kepada Jokowi bahwa sang petahana bisa kalah jika tidak memilih dirinya sebagai pendamping di Pilpres 2019.

"Bukan hanya itu. Kalau enggak dipilih, saya bisa nyapres loh nanti," tegas Imin.

Sebelumnya, Cak Imin dalam kapasitasnya sebagai ketum PKB diundang Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam rangka membahas soal kebangsaan. Bagaimana agar Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 berjalan dengan damai. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya