Berita

Politik

Idrus Marham: Jangan "Goreng-goreng" Kasus Penyanderaan Di Mako Brimob

KAMIS, 10 MEI 2018 | 16:42 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Menteri Sosial, Idrus Marham, mengimbau masyarakat untuk jernih melihat peristiwa kerusuhan di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, yang berlangsung selama 36 jam.

Dia tidak menginginkan peristiwa yang menewaskan lima anggota Polri itu dijadikan isu politik. Penjelasan dari para pejabat berwenang sebaiknya sudah dianggap cukup oleh publik.

"Ini adalah tahun politik, saya mau mengimbau kepada anak bangsa bahwa sudah ada penjelasan resmi dari Menko Polhukam dan Wakapolri. Mari kita pahami ini semua dan anggap ini suatu pelajaran bagi kita," ujar Idrus Marham, di rumah duka almarhum Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, salah satu anggota Polri korban kerusuhan di Mako Brimob. Kamis (10/5).


Ia juga menegaskan bahwa kasus ini tak sepatutnya diolah lebih jauh untuk kepentingan politik.

"Yang paling penting, jangan peristiwa ini diolah-olah lagi, digoreng-goreng lagi. Ini demi kemaslahatan nasional kita," imbuhnya.

Ia khawatir terjadi perpecahan di antara masyarakat bila kasus penyanderaan di Mako Brimob dipolitisasi.

"Kalau 'digoreng-goreng' lagi, bisa saja memperparah rasa kehormonisan sosial di antara kita, kesetiakawanan sosial kita, bahkan memicu permasalahan baru," tambahnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya