Berita

Mahathir Mohamad/Net

Dunia

Mahathir Sempat Khawatir Kemenangannya Dicuri Najib

KAMIS, 10 MEI 2018 | 02:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kubu oposisi Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir Mohamad akhirnya memenangkan pemilihan umum di Malaysia.

Ini untuk kali pertama Barisan Nasional, partai berkuasa di Malaysia, tumbang setelah berkuasa selama enam dekade.

Dalam jumpa pers Rabu malam (9/5), Mahathir memperlihatkan kekhawatirannya akan upaya petahana Najib Razak dari Barisan Nasional melakukan tindakan yang dapat menciderai hasil pemilihan.


Sementara dalam jumpa pers pukul 03.00 dinihari waktu Malaysia, atau pukul 02.00 WIB barusan, nada suara Mahathir terdengar semakin mantap saat mengumumkan kemenangan Pakatan Harapan.

Pakatan Harapan  memenangkan pemilihan di enam negara bagian kunci, yakni Penang, Selangor, Melaka, Negeri Sembilan, Johor dan Kedah.

"Kami tidak ingin membalas dendam. Kami hanya ingin menegakkan hukum," ujar Mahathir.

Mahathir berharap, pemerintahan baru dapat segera terbentuk hari ini.

Di sisi lain, Mahathir memenangkan pertarungan memperebutkan kursi parlemen nasional di negara bagian Langkawi.

Dia berhasil memperoleh 44,4 persen suara pemilih. Sementara saingannya dari Barisan Nasional, Nawawi Ahmad, dan kandidat dari PAS Zubir Ahmad, masing-masing memperoleh 23,6 persen dan 12,persen.

Mahathir membentuk Pakatan Harapan tahun 2016, setelah ia meninggalkan Barisan Nasional sebagai bentuk protes atas megaskandal korupsi 1MDB. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya