Berita

Politik

JELANG PILPRES 2019

Demokrat Mau Usung AHY, Begini Respon Tuan Guru Bajang

RABU, 09 MEI 2018 | 21:58 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB)  tak banyak berkomentar terkait peluang maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.

"Saya selalu berhudznuzon dan keputusan belum ditetapkan Demokrat dan sepanjang interaksi saya dengan bapak ketua umum (Susilo Bambang Yudhoyono), beliau adalah orang yang sangat menghormati sistem," ujar TGB di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (9/5).

Dia juga sudah berbicara dengan ketua umumnya, SBY dan dipersilakan membangun komunikasi dengan masyarakat.


"Terus mencari ruang-ruang untuk berkontribusi bagi republik, tetapi khusus terkait dengan ini (maju jadi capres) ya memang belum ada proses lebih lanjut," tambah TGB.

Soal ambisi maju sebagai Capres, TGB menjawab diplomatis.

"Tergantung ya makna ambisi, kalau keinginan untuk terus berkontribusi melalui jalur pemerintahan. Saya pikir dari 10 tahun saya kebetulan dapat amanah itu rasanya memang bisa satu tanda tangan kita, satu kebijakan publik kita itu menghadirkan manfaat bagi banyak orang," jelasnya.

"Saya ingin tetap berkontribusi apapun bentuknya, entah itu dimanapun, struktural maupun kultural, harus terus kerja untuk Indonesia," tambah TGB.

Soal keberpihakan Demokrat yang lebih condong mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), TGB mengembalikan hasilnya terhadap Majelis Tinggi partai.

"Saya pikir belum ada keputusan apapun,ada prosedur, ada prosedur yang harus dilalui sesuai anggaran dasar, anggaran rumah tangga itu melalui keputusan majelis tinggi," imbuhnya. [sam]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya