Berita

Politik

Bantah Surya Paloh, Golkar: Soal Cawapres, Hanya Jokowi Dan Tuhan Yang Tahu

SENIN, 07 MEI 2018 | 16:50 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Partai Golkar tak tahu pasti bila Joko Widodo (Jokowi) sudah mengantongi calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pilpres 2019, sebagaimana disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Ya saya kira mungkin saja," ujar Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Pusat, Senin (7/5).

Agung mengatakan saat ini informasi mengenai sosok cawapres Jokowi belum bisa dipegang sepenuhnya. Sebab siapa cawapres ditentukan oleh Jokowi sendiri.


"Siapa yang bisa tahu, hanya pak Jokowi dan Tuhanlah yang tahu. Di kantong siapa, bisa di kertas, saya tidak tahu," ujarnya.

Agung juga tidak menkonfirmasi kabar bahwa Jokowi sudah membahas cawapresnya dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

"Saya belum tahu persis apakah secara setengah kamar berdua dengan pak Airlangga, mungkin sudah, mungkin tidak, mungkin belum, saya tidak tahu. Biarlah itu hubungan di dua politisi," tambahnya.

Pada prinsipnya, Agung menegaskan, partainya berpandangan cawapres Jokowi mesti dibicarakan antar partai pendukung.

"Saya sependapat, supaya tidak ada kegaduhan, apakah diambil dari ketua-ketua umum parpol, atau di luar nya, tentu mesti dibicarakan. Saya kira harus dihargai juga koalisi ini, sebaiknya diajak bicara. Semoga diajak bicara. Sehingga dukungan nanti bukan hanya saat Pilpres, tapi paska pilpres 2019," tukas Agung Laksono.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya