Berita

Zulkifli Hasan Diangkat Jadi Anggota Forum Perdamaian Dunia

RABU, 02 MEI 2018 | 22:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR Zulkifli Hasan mendukung misi yang dibawa oleh Ketua Global Council Tolerance and Peace (GCTP) Ahmed Aljarawan.

"Jadi kalau kita membela Palestina, Rohingya, dan negara tertindas lainnya, itu merupakan perintah konstitusi. Bukan karena membela negara-negara Islam," kata Zulkifli usai menerima Aljarawan di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5).

Lebih lanjut dikatakan, Islam dan demokrasi di Indonesia bisa seiring sejalan. Beragam etnis, bahasa, suku, dan perbedaan lainnya bisa hidup berdampingan.


"Islam di Indonesia adalah Islam tolerans," tegasnya.

Dipaparkan, di Indonesia semua agama ada. Dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya, keberagamaan mereka tidak semarak Indonesia.

"Perbedaan yang ada tak menghalangi masing-masing kelompok untuk bisa saling kerja sama," paparnya.

Di Indonesia, menurut Zulkifli Hasan, banyak tokoh-tokoh tolerance. Putri Gus Dur, Yenny Wahid, yang dalam kesempatan itu hadir disebutnya sebagal salah satu tokoh tolerance di Indonesial.

"Yenny adalah tokoh perdamaian, dialog antaragama, kesetaraan,dan Islam kebangsaan," ucapnya.

Ahmed Aljarawan dalam kesempatan itu mengajak Zulkifli Hasan untuk ikut bergabung dalam GCTP dan International Parlement Tolerance and Peace (IPTC). Ajakan kepada Zulkifli Hasan sebab dianggap Indonesia negara besar di Asia. Tak hanya itu, diakui, Indonesia merupakan negara yang tolerance. Diharap sikap seperti itu bisa ditularkan kepada negara-negara yang lain.

"Saya datang ke Indonesia untuk mengajak bersama mewujudkan perdamaian dunia," ujarnya.

Dalam organisasi yang mengajak terciptanya perdamaian dunia tersebut, Ahmed Aljarawan menyebut akan beranggotakan tokoh-tokoh perdamaian dunia dari 50 negara.

"Kami meminta yang mulia Zulkifli Hasan terlibat aktif dalam organisasi ini," pintanya.

Kelak organisasi yang ada akan membuka cabang di negara-negara anggota. Keinginan Ahmed Aljarawan tersebut didukung oleh Zulkifli Hasan.

"Tugas perdamaian dunia memang amanat konstitusi," tegasnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya