Berita

Nusantara

Ini Alasan Pak Polisi Pukul Ibu Dua Anak Sampai Pingsan

RABU, 02 MEI 2018 | 19:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengguna media sosial Facebook di Indonesia ramai membahas video berisi adegan pemukulan seorang polisi pria terhadap perempuan.

Dalam video berdurasi 30 detik, seorang pria berseragam polisi tampak memukul pipi seorang ibu muda sampai ibu itu jatuh tergeletak dan pingsan.

Terdengar orang-orang yang melihat kejadian itu terkejut tapi tak bisa berbuat apa-apa. Namun, seorang bocah tampak menangis melihat kejadian itu. Belum jelas apakah anak itu adalah anak dari perempuan yang dipukul.


Kepolisian mengaku si pemukul adalah anggota Polri berpangkat Bripka. Kejadian pemukulan perempuan itu terjadi di Blora, Jawa Tengah.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Triatmaja, menjelaskan bahwa pemukulan tersebut terjadi pada Selasa kemarin (1/5). Akar masalahnya adalah persoalan internal keluarga.

"Bripka R merupakan paman dari saudari S (korban). Keluarga orang tua S yaitu R meminta kepada Bripka R agar ikut mengawasi perilaku korban yang sering membuat malu keluarga," kata Agus dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (2/5).

Korban pemukulan, S, yang memiliki dua orang anak dianggap kerap bikin malu keluarganya karena suka berpakaian senonoh di depan umum.

Agus mengklaim bahwa kepolisian tetap memproses Bripka R secara internal. Bripka R akan menerima tindakan tegas lewat proses hukum yang ditangani Divisi Propam Polda Jateng akibat tindakannya memukul perempuan. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya