Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Miris, Indonesia Negeri Maritim Tapi Tak Punya Hari Pelaut

SELASA, 01 MEI 2018 | 11:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Para pelaut Indonesia yang tergabung dalam Federasi Buruh Transportasi Pekerja Indonesia (FBTPI) mengaku miris lantaran di negeri yang mengusung poros maritim ini tidak ada peringatan hari pelaut.

"Kita katanya negara maritim tapi tidak punya Hari Pelaut tersendiri,” kata perwakilan pelaut Imam Syafii dalam aksi May Day 2018, di Pos 9 Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, (30/4).

Atas alasan itu, mereka mengusulkan tanggal 27 April sebagai Hari Pelaut. Tanggal ini dipilih lantaran pada tahun 2016 terbentuk organisasi Kepelautan Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI). Berdirinya PPI merupakan respon dari ketidakpuasan pelaut Indonesia atas organsimasi induk yang bernama Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI).


KPI yang sudah dapat pengakuan internasional dan nasional dianggap lalai dalam memperjuangkan nasib pelaut Indonesia. Apalagi, kini organisasi tersebut juga tengah mengalami dualisme serta konflik internal yang berkepanjangan.

Imam menegaskan bahwa pelaut sebagai roda penggerak utama perekonomian nasional harus dihargai jerih payahnya. Saat ini peringatannya selalu ikut dengan buruh yang merupakan para pekerja dari seluruh bidang.

"Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaut selaku roda penggerak perekonomin negara dari sisi tenaga kerja maritim, makannya harus ada Hari Pelaut yang berskala nasional," pungkas dia. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya