Berita

Pasangan Asyik/Net

Nusantara

Tiga Alasan Kenapa Asyik Harus Menang Di Jabar

SENIN, 30 APRIL 2018 | 06:19 WIB | LAPORAN:

Ketua DPW PKS Jawa Barat Nur Supriyanto mengungkapkan tiga alasan kenapa harus Sudrajat-Syaikhu yang menang di kontestasi Pilgub Jabar 2019.

Tiga alasan itu, kata pria yang juga calon walikota Bekasi ini, pertama menentukan pertarungan di Pilpres 2019. Kemenangan akan semakin memudahkan upaya untuk ganti presiden pada 2019.

Alasan kedua, Jawa Barat provinsi sangat strategis. Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar. Harus dipimpin oleh orang  yang tepat.


"Kita butuh tujuh juta lima ratus suara untuk memenangkan Pilgub. Pastikan kita, saudara kita, teman kita coblos nomor tiga," dalam kampanye akbar pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu di lapangan Multiguna Bekasi Minggu (29/4)..

Alasan ketiga, adalah keberhasilan sosok Ahmad Heryawan.

"Alhamdulillah sepuluh tahun bersama Kang Aher Jabar maju Jadi provinsi terbaik. Ini tak boleh berhenti di 2018. Harus berlanjut hingga 2023 dengan kepemimpinan Ajat-Syaikhu," paparnya.

Sementara itu, Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman yang juga hadir dan menjadi orator pamungkas dalam kampanye itu juga menyampaikan tiga hal pada pendukung Asyik.

"Kalau benar kita mencintai kepemimpinan Jabar. Saya titip tiga hal," ujarnya.

Pertama, luruskan niat. Yang hadir disini diharapkan mendatangi warga karena Allah SWT. Sebaik-baiknya kalian adalah yang memberikan manfaat kepada orang lain.

"Bukan karena kaos, konsumsi atau proyek," kaa Sohibul.

Kedua, berlomba-lomba dalam kebaikan, Pilkada itu harus kita bayangkan fastabiqul khoirot. Berlomba-lomba dalam kebaikan, tidak karena semangat permusuhan.

"Jangan sampai karena beda pilihan jadi tidak akur dengan saudara dengan tetangga. Urang Jawa Barat rukun sauyunan, beda pilihan biasa."

Ketiga, pendukung Asyik dari beragam partai, lakukan sinergi dengan sebaik-baiknya.

"Ditengah kekurangan logistik, itu bisa kita atasi dengan sinergi luar biasa. Dengan cara itu kita akan menang dengan penuh martabat. Jika penuh martabat penuh berkah insya Allah," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya