Berita

Nusantara

Ratusan Pengacara Siap Lawan Arogansi Walkot Jaktim

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 14:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ratusan pengacara yang tergabung dalam Pengacara Rakyat Untuk Keadilan akan melakukan perlawanan hukum atas arogansi Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana di pengadilan terkait rencana pengosongan Gedung Cawang Kencana.

Koordinator Pengacara Rakyat Untuk Keadilan Farid Mu'adz mengatakan pihaknya meminta kepada Walikota Jaktim untuk menunda pelaksanaan pengosongan Gedung Cawang Kencana karena karena walikota bukan pejabat yang berfungsi untuk menjalankan putusan pengadilan.

"Dan perkara ini masih berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan PTUN Jakarta," ujar Farid Mu'adz dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Minggu (29/).


Dia menilai kasus sengketa Gedung Cawang Kencana sudah masuk Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan PTUN Jakarta. Jadi pengusuran atau pengosongan haruslah melalui putusan atau penetapan pengadilan.

"Dalam sidang perdana yang digelar dua minggu lalu majelis hakim telah memerintah secara lisan para pihak dalam hal ini Walikota Jakarta Timur untuk menunda pelaksanaan eksekusi," ungkapnya.

Menurut Farid Mu'adz, sangat aneh bila Walikota Jaktim melawan perintah mejelis hakim.

"Bila eksekusi tetap dilakukan, Walikota Jakarta Timur telah melakukan pembangkangan hukum dan penyelundupan hukum," imbuhnya.

Saat ini, lanjut Farid Mu'adz, banyak pengacara yang sangat prihatin dengan sikap Walikota Jaktim yang tidak taat hukum sebagai pejabat publik.

"Ratusan pengacara siap melawan sikap arogansi Walikota Jakarta Timur." pungkasnya. [rus]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya