Berita

Nusantara

26 Pengungsi Afghanistan Terlantar Di Belawan

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 05:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 26 orang pengungsi asal Afganistan terlantar di Belawan, Medan, Sumatera Utara. Mereka tidak bisa tertampung di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan.

Pengungi yang terdiri dari 10 orang pria, 11 orang wanita dan 5 orang anak-anak ini ditampung di aula lantai dua Masjid Jami' di Jalan Selebes Kelurahan Belawan ll, Kecamatan Medan Belawan.

Ketua DPP Kaumi (Kesatuan Aksi Umat Islam) H Irfan Hamidi yang sekaligus Ketua BKM (Badan Kenaziran Masjid) Jami' Belawan membenarkan bahwa pengungsi Afganistan tersebut terlantar. Mereka terlantar di depan kantor Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan di Belawan selama lebih dari 3 minggu.


"Tiga hari yang lalu ada seorang anggota DPP Kaumi datang ke kantor Rudenim untuk mendata berapa jumlah pengungsi yang ada di dalam untuk diberikan bantuan menyambut Bulan Suci Ramadhan. Saat anggota Kaumi itu datang dilihatnya ada pengungsi yang tidur diemperan rumah warga kemudian anggota tersebut melaporkan sama saya," sebut Irfan seperti diberitakan RMOL Sumsel, Sabtu (28/4).

Setelah menerima laporan dari tim Kaumi dan melihat langsung di kondisi di lapangan, Irfan memutuskan untuk membawa para pengungsi ke masjid.

"Kami merasa terpanggil dan merasa kasihan kepada mereka, terutama anak-anaknya yang tidur tanpa kelambu, terkena angin malam dan bila siang tersengat mahari. Maka, kami bawa ke Masjid Jami' ditempatkan di lantai atas dan makannya kami yang menanggung untuk sementara," tambahnya lagi.

DPP Kaumi sangat berharap kepada Pemerintah agar segera mengambil tindakan untuk penyelamatan para pengungsi warga Afganistan tersebut.

"Bantulah mereka, bagaimana caranya itu terserah kepada Pemerintah, tapi bantulah mereka karena kita sama-sama umat manusia harus saling bantu membantu," harap Irfan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya