Sumatera Selatan memang bukan provinsi terbesar juga terkaya di luar Pulau Jawa. Tapi provinsi ini berhasil menjadi lirikan dunia dan membuat daerah lain iri. Sebab, Sumsel tengah dipromosikan ke seluruh dunia melalui logo Asian Games 2018.
Begitu kata Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dalam seminar bertajuk “Sadar Wisata untuk Mendukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat" yang digelar Forum CSR Kessos Sumsel dan Universitas MuhammadIyah Palembang di Gedung Serbaguna PW Muhammadiyah Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu (28/4)
Menurutnya, merebut Asian Games untuk hadir kembali di Indonesia bukan hal yang mudah, melainkan penuh dengan perjuangan yang kuat atau sering disebutnya dengan istilah berdarah-darah.
Setelah perjuangan provinsi Sumsel merebut tuan rumah pesta olahraga bangsa-bangsa Asia, sambungnya, dampak yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi terjadi di provinsi ini.
"Tidak ada di seluruh dunia Light Rail Transit menyeberang sungai, kita pertama kali mewujudkannya. Perjalanan dari Bandara ke Jakabaring Sport City sudah termasuk perjalanan wisata," ungkap Alex.
Kata Alex, yang lebih membanggakan adalah penggunaan Hydrogen Car saat Asian Games 2018 mengalahkan Tokyo yang baru akan realisasi pada tahun 2020.
"Bukan mau sombong, tapi ini untuk membangkitkan semangat, dan motivasi yang kuat untuk Provinsi Sumsel," tuturnya seperti diberitakan RMOL Sumsel.
Alex menuturkan bahwa Sumatera Selatan bisa menjadi tuan rumah karena berpengalaman menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional. Sumsel juga memiliki modal komplek olahraga berstandar internasional Jakabaring Sport City.
“Yang paling utama karena Sumatera Selatan
zero conflict. Alhamdulillah tidak pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis, budaya apalagi antar umat beragama," tegasnya.
Banyak manfaat dari Asian Games, secara rinci diuraikannya, mulai dari yang paling spektakuler adalah Ligh Rail Transit, Jembatan Musi IV dan VI, kemudian underpass, fly over, rumah sakit berstandar internasional dan penambahan kapasitas bandara dari 2 juta menjadi 4 juta penumpang. Ia menuturkan, semua itu bermuara pada kesejahteraan rakyat.
[ian]