Berita

Edy Rahmayadi/Net

Nusantara

Rencana Edy Usir Warga Di Eks HGU PTPN Sikap Tidak Pro Rakyat

RABU, 25 APRIL 2018 | 23:39 WIB | LAPORAN:

Calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mulai menampakkan sikap yang tidak pro terhadap warga Sumut.

Mantan Pangkostrad TNI itu berencana mengusur warga yang menempati lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara II.

Ketua Umum Lembaga Pengawasan Tipikor RI Aidil Fitri menilai sikap sewenang wenang tersebut telah menunjukkan indikasi tidak berpihaknya pasangan Musa Rajeckshah itu kepada rakyat.


"Kenapa langsung main usir atau angkat kaki. Kenapa tidak duduk bersama mengambil solusi yang arif dan bijak," sebut Aidil saat dihubungi wartawan, Rabu (25/4).

Aidil menambahkan, sikap Edy tersebut bukan hanya menunjukkan kesewenang-wenangan, tapi telah mengangkangi amanah UU.

Dikatakan Aidil, rakyat harus difasilitasi karena hal itu adalah amanah UU. Berbeda dengan tindak tipikor bagi para pejabat yang melanggar hukum.

Seperti diketahui ada sekitar 5.873 hektar lahan eks HGU PTPN II di Provinsi Sumut. Lahan tersebut tersebar di beberapa daerah, di antaranya Binjai, Deliserdang dan Medan.

Mayoritas lahan eks HGU dikuasai oleh masyarakat secara ilegal. Lahan eks HGU tersebut kerap menimbulkan konflik.

Menurut Edy, dirinya akan mengusir warga ilegal tersebut jika terpilih sebagai Gubernur Sumatera Utara.

Hal itu dinyatakan Edy usai acara Pembekalan Anti Korupsi dan Deklarasi LHKPN, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (24/4) lalu.

"Seandainya kamu menempati tanah, panggil sini, tanya mana suratmu, kalau tidak ada minggir, begitu, gampangkan," kata Edy. [nes] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya