Berita

Tujuh Anggota MPR PAW Resmi Dilantik

RABU, 25 APRIL 2018 | 18:13 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta didampingi dua Wakil Ketua MPR Mahyudin dan Ahmad Basarah memandu pengucapan sumpah 7 anggota MPR RI Pengganti Antar Waktu ( PAW ), Rabu ( 25/4).  

Mereka yang ambil janji adalah Aryanto Munawar dan H.M Anwar Rachman dari F-PKB,  Abdul Aziz Adyas, Andi Ihsan dan Napa J. Awat dari Kelompok DPD, serta Slamet dan Aus Hidayat Nur dari F-PKS

Oesman Sapta mengucapkan selamat bergabung dan selamat melaksanakan tugas di MPR RI kepada anggota yang baru dilantik.


Dia mengatakan prosesi pengucapan sumpah/janji anggota MPR RI PAW adalah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 9 ayat 3 Peraturan MPR No. 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib MPR RI yang menyatakan bahwa anggota PAW mengucapkan sumpah dan janji dipandu oleh Pimpinan MPR, paling lambat 30 hari setelah dilantik sebagai anggota DPR atau anggota DPD.

"Tentunya harapan kita dengan hadirnya anggota MPR PAW ini akan menambah kualitas kinerja MPR dalam melaksanakan wewenang dan tugasnya. Dan yang lebih penting lagi terakomodirmya aspirasi rakyat serta dapat dengan cepat memenuhinya," katanya.

Oesman Sapta juga mengingatkan bahwa tahun 2018 dan tahun 2019 adalah merupakan tahun politik dimana sudah digelar serangkaian tahapan Pilkada dan akan menyusul Pemilihan Legislatif untuk memilih anggota legislatif dan Pemilihan Presiden untuk memilih Presiden RI dan Wakil Presiden RI pada tahun 2019.  Rangkaian tahapan proses demokrasi tersebut bahkan sudah dimulai saat ini.

"Begitu padatnya agenda politik menjelang perhelatan demokrasi yang kita semua pasti terlibat di dalamnya baik langsung atau tak langsung dalam rangkaian proses dan tahapan yang telah ditetapkan. Di tengah perjalanan dinamika demokrasi yang sangat dinamis ini, kita di MPR akan terus dan tetap fokus melaksanakan tugas yang telah ditetapkan untuk negara dan rakyat Indonesia dengan menjaga selalu integritas serta mematuhi hukum yang berlaku," imbuhnya.

Di akhir sambutan, Oesman Sapta mengingatkan agar seluruh anak bangsa mensyukuri perjalanan panjang demokrasi di Indonesia sampai masa dan tahap transisi demokrasi Indonesia, telah dilalui dengan damai tanpa guncangan.

"Kedepan kita akan terus tetap bersatu dalam menjalani proses demokrasi kita untuk menghadapi tantangan masa depan yang jauh lebih kompleks," tandasnya.[dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya