Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Politik Identitas Halal, Konyol Kalau Ceramah Diatur-atur

RABU, 25 APRIL 2018 | 17:04 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, sependapat dengan ceramah Amien Rais yang mengimbau menyisipkan politik dalam setiap pengajian. Fadli tak melihat ceramah Amien memperkuat politik identitas.

"Politik identitas itu sangat halal dan politik identitas itu hampir terjadi dimana-mana," ujar Fadli Zon di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/4).

Menurut penilaiannya politik identitas tidak masalah selama tidak menyerang identitas lainnya.


"Itu sah-sah saja gak salah, yang salah itu kita menghina agama lain merendahkan agama lain, golongan lain," ujar Fadli Zon.

Ia juga tak melihat kemungkinan konflik dari politik identitas yang dibangun masing-masing pihak.

"Menurut saya itu tidak memecah belah, itu sah saja. Contoh nya masyarakat Bali konfigurasinya agama Hindu ya wajar-wajar saja kan?" imbuhnya.

Ia justru tak sepakat dengan penggunaan jargon Bhineka Tunggal Ika namun dijadikan alat untuk membatasi politik identitas.

"Kalau kita mau dewasa kita jangan pura -pura bhinneka tunggal ika, bhineka tunggal Ika itu kenyataan, suatu keniscayaan," ujar Fadli Zon.

Pimpinan DPR RI ini tak sepakat dengan surat edaran Kementerian Agama terkait larangan menyisipi pengajian atau ceramah dengan unsur politik.

"Ini konyol, masa ceramah diatur-atur. Kalau begitu namanya intervensi yang terlalu jauh terhadap materi ceramah. Ini kan Menteri (Menag) banyak kerjaannya, jangan dipatok ceramah gak boleh berpolitik,. Mana sih yang dalam hidup ini yang gak berpolitik, politik semua, kalau sekedar buat imbauan sih gak masalah," ujarnya.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya