Berita

Foto/RMOL

Hukum

Jadwal Padat, Menteri Susi Kembali Mangkir Di Persidangan

RABU, 25 APRIL 2018 | 16:45 WIB | LAPORAN:

. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali tidak memenuhi panggilan jaksa sebagai saksi sidang kasus pencemaran nama baik oleh terdakwa Rusdianto Samawa.

Secara bersamaan, terdakwa Rusdianto mengaku dalam kondisi kurang baik. Sidang hanya berjalan 15 menit, dan sidang akan dilanjutkan pada 2 Mei.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Priyo Wicaksono mengaku telah melakukan koordinasi terkait kesiapan jadwan Susi menjadi saksi dalam persidangan tersebut, namun hingga saat ini belum ada jawaban.


"Jadi kami sepakat, kami menunggu kapan Bu Susi siap, kami sudah koordinasi tapi belum ada respon, belum ada jawaban kapan dia siap, begitu siap, kami siap. Jadi kami menyesuaikan jadwal Bu Susi, baru kita sidang," kata jaksa Priyo di Pengadilan Tinggi Jakarta Pusat, Rabu (25/4).

Rusdianto yang juga mantan fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) dilaporkan Menteri Susi ke Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri pada 11 Agustus 2017 atas tuduhan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui akun media sosial Facebook. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya