Berita

Bara Krishna Hasibuan/RMOL

Politik

PAN Ikut Mencurigai PKB Ingin Jegal AHY

SELASA, 24 APRIL 2018 | 17:10 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Partai Amanat Nasional (PAN) juga menangkap ada kesan 'menjegal' Agus Harimurti Yudhoyono di balik usulan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar deadline pendaftaran calon presiden/cawapres dimajukan menjadi 3 Agustus 2018.

"Saya pikir kita jangan melakukan penjegalan secara legal gitu ya, siapapun calon yang merasa pantas untuk maju itu saya pikir harus mempunyai kesempatan yang sama, jangan sampai ada satu calon yang mendapatkan diskriminasi," imbau Wakil Ketua Umum DPP PAN, Bara Krishna Hasibuan di gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/4).

Bara menekankan dalam sebuah negara demokrasi, setiap warga negara punya kesempatan sama maju Pemilihan Presiden. Itu hak konstitusional yang tidak bisa dijegal.


"Kita berada dalam posisi level playing field di bawah pertarungan, ini bisa berlangsung secara fair tidak ada calon yang dengan sengaja dicegah untuk maju," tambahnya.

Ia pun mempertanyakan maksud PKB dengan usulannya tersebut.

"Saya tidak tahu apa alasannya yang menyebabkan mereka mengusulkan untuk seperti itu ya," cetusnya.

"Saya menganggap pencegahan secara dini itu adalah suatu diskriminasi yang tidak bisa terjadi dalam suatu demokrasi," imbuh Bara.

Menurutnya, sosok AHY berpotensi menjadi pemimpin di masa depan.

"Saya pikir dia orang muda yang punya potensi untuk menjadi pemimpin di masa depan, jadi tidak ada alasan untuk melakukan penjegalan, jadi saya pikir siapapun setiap warga negara memiliki hak untuk maju kalau dia memenuhi persyaratan," pungkasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya