Berita

Bara Hasibuan

Politik

Soal Jokowi-Prabowo, PAN: Harus Ada Kompetisi Yang Adil

SELASA, 24 APRIL 2018 | 16:09 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Gagasan menggabungkan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto dalam satu paket Pilpres 2019 mengancam kompetisi politik yang seharusnya adil.   

Ditegaskan Wakil Ketua Umum DPP PAN, Bara Krishna Hasibuan, pemilihan presiden di negara demokrasi wajib dibarengi kompetisi yang adil.

"Yang penting, siapapun yang dipilih, harus ada kompetisi yang fair," ujar Bara Hasibuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/4).


Bara berpendapat, meskipun opsi duet Jokowi-Prabowo adalah opsi terbaik, namun lebih baik tidak terwujud demi berlangsungnya pertarungan yang demokratis.

"Kompetisi yang fair itu tetap penting. Memang selama ini ada ekses-eksesnya dalam sebuah kompetisi pemilihan presiden maupun legislatif, tapi bagi saya yang penting adalah proses belajar untuk menjadi bangsa yang lebih matang," tutur Bara.

Karena itu, kompetisi politik yang fair juga penting bagi masyarakat agar mempunyai alternatif dalam memilih.

"Rakyat itu harus melihat alternatif, ada choice, ada suatu pilihan yang dipresentasikan kepada rakyat mana yang terbaik, mana yang harus dipilih untuk memimpin bangsa ini ke depan," demikian Bara Hasibuan. [ald]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya