Berita

Ilustrasi gempa/Net

Nusantara

Korban Gempa Banjarnegara Masih Butuh Bantuan

SENIN, 23 APRIL 2018 | 07:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tim Rescue Pos Keadilan dan Peduli Umat (PKPU) Human Inititive masih terus melakukan aksi sosial guna membantu warga Pekalongan dan Banjarnegara, Jawa Timur yang terkena dampak gempa berkekuatan 4,4 skala richter (SR) pada Rabu (18/4) lalu.

Selain membantu melakukan evakuasi di lokasi bencana, tim rescue PKPU HI membuka Posko Dapur Air untuk memenuhi kebutuhan minum dan makanan kecil para pengungsi.

"Gempa berdampak cukup serius terhadap warga dan lingkungan sekitar. Setidaknya, terhitung 316 rumah roboh serta 4 masjid dan 1 sekolah rusak parah," kata koordinator tim rescue PKPU Human Initiative, M. Jawad dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (23/4).


Bahkan gempa tersebut telah memakan korban jiwa 3 orang akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Selain korban jiwa, puluhan orang mengalami luka-luka dan ribuan warga mengungsi ke berbagai tempat. Para pengungsi tersebar di lima titik pengungsian.

"Sampai saat ini kami terus memantu perkembangan kondisi para korban terdampak," terang Jawad dalam laporannya.

Berdasarkan data yang dihimpun, lanjutnya, jumlah pengungsi tercatat sementara mencapai 2104 jiwa atau 526 KK. Dampak terparah tejadi di Kecamatan Kalibening.

"Warga setempat masih syok dan tak berani masuk ke rumah. Selain kondisi rumah yang rusak parah, warga juga khawatir terjadi gempa susulan," terang Jawad.

Ia menerangkan, yang dibutuhkan oleh korban terdampak gempa saat ini adalah logistik dan makanan siap saji, air mineral, obat-obatan, hygiene kit dan perlengkapan tidur.

Pihaknya terus bersiap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama wujudkan kepedulian bagi korban terdampak," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya