Berita

Musa Rajekshah/Net

Hukum

Cawagub Sumut Terseret Korupsi Masal Anggota DPRD

SABTU, 21 APRIL 2018 | 19:21 WIB | LAPORAN:

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan Calon Wakil Gubernur Sumatra Utara Musa Rajekshah alias Ijeck terseret kasus suap terhadap puluhan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Keduanya, hari ini (Sabtu, 21/4) juga menjalani pemeriksaan oleh tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mako Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut).

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan, keduanya diperiksa sejak pukul 10.00 WIB di Mako Brimob Polda Sumut.


"Benar hari ini tim memeriksa Tengku Erry Nuradi, Gubernur Sumut dan‎ Ijeck Shah sebagai saksi," kata Febri saat dikonfirmasi.

Keduanya diperiksa untuk 38 anggota DPRD periode periode 2009-2014 dan 2014-2019. Puluhan legislator itu ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap dari ‎ Gatot Pujo Nugroho saat masih menjabat sebagai Gubernur Sumut.

Saat itu Tengku Erry yang merupakan politikus Partai NasDem menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumut.

"Kedua saksi diperiksa untuk mengklarifikasi peristiwa pada 2 periode pemerintahan dan DPrD sebelumnya untuk 38 tersangka yang sedang diproses saat ini," ujar Febri.‎

Selain Tengku Erry dan Ijeck, hari ini juga diagendakan pemeriksaan terhadap 18 orang saksi lainya. Mereka yang diagendakan itu berasal dari unsur Pemprov Sumut, staf DPRD dan pihak swasta.‎

"Pemeriksaan dilakukan di Mako Brimob Polda Sumut," tutur Febri.‎

Sampai saat ini, kata Febri, sudah sekitar 94 saksi diperiksa penyidik. 94 saksi itu merupakan bagian dari 152 orang saksi yang diagendakan diperiksa.‎ [sam]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya