Berita

Siti Fauziah/Humas MPR

MPR Ajak Netizen Medan Ikut Sosialisasikan Empat Pilar

SABTU, 21 APRIL 2018 | 09:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mengajak pegiat internet alias netizen ikut mensosialisasikan Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika).

"MPR serius mengajak netizen ikut mensosialisasikan Empat Pilar," ujar Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah saat bertemu dengan ratusan netizen di Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat kemarin (20/4).

Dalam acara yang dikemas Ngobrol Bareng Dengan MPR, Siti Fauziah memaparkan selama ini sosialisasi telah dilakukan lewat berbagai metode, seperti lewat seni dan budaya, lomba cerdas cermat, press gathering, outbond, dan focus group of discussion.


Untuk lebih memvariatifkan metode, MPR ingin mendapat masukan dari para netizen. Dirinya berjanji masukan dari mereka akan dijadikan program MPR untuk mensosialisasikan Empat Pilar.

"MPR membutuhkan dukungan netizen untuk ikut menyebarluaskan Sosialisasi Empat Pilar," ujar Siti Fauziah.

Diungkapkan, acara kumpul dengan netizens sudah pernah dilakukan di Solo, Jogjakarta, Surabaya, Semarang, Makassar, Lampung dan Manado.

"Di tahun 2018, Medan adalah kota pertama penyelengaraan netizen gathering," ujarnya.

Seperti di kota lainnya, Siti Fauziah berharap selepas acara, netizens Sumatera Utara membentuk komunitas. Komunitas netizen inilah yang akan mendukung kegiatan MPR.

Apa yang disampaikan Siti Fauziah juga disampaikan oleh Kepala Bagian PDSI Setjen MPR, Andrianto. Menurutnya MPR memerlukan dukungan dari netizen untuk mensosialisasi Empat Pilar MPR.

MPR mengajak netizen bersama untuk mensosialisasikan empat pilar sebab dunia bloger dan media sosial bisa mengambil alih peran media konvensional yang mulai ditinggalkan masyarakat.

"Untuk itu MPR juga menggunakan blog dan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, untuk sosialisasi," ujar Andrianto.

Dari sinilah menurut Andrianto, netizen lewat medianya ikut berperan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Acara itu mendapat sambutan antusias dari para peserta. Mereka mengharap netizen gathering terus dikembangkan. Tujuannya untuk ikut membicarakan, merekatkan, dan menjaga NKRI.

"Lewat blog dan media sosial, kita jaga persatuan dan perkuat persaudaraan sesama anak bangsa. Netizens jangan terpancing hoax," tambahnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya