Berita

Foto/Net

Nusantara

Pemkab Jombang Dan Pemkab Gresik Belajar Ke Banyuwangi

SABTU, 21 APRIL 2018 | 02:24 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tidak pernah pelit membagi ilmu. Berbagai daerah yang datang untuk melakukan program pembelajaran langsung selalu disambut baik.

Salah satunya, saat Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Jombang Setiajit berkunjung disambut langsung oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Setiajit datang membawa belasan jajarannya, diantaranya Sekretaris Daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP), Dinas Pariwisata, dan Inspektorat. Mereka ingin belajar langsung tentang pengelolaan keuangan dari Banyuwangi.


"Kami ingin studi tiru berbagai inovasi Banyuwangi, utamanya e-planning dan e-budgetting pengelolaan anggaran. Selain itu, kami juga ingin memperluas wawasan tentang pengembangan pariwisata dan perijinan terpadu satu pintu dari Banyuwangi," ujar Setiajit, disela kunjungan, Jumat (20/4).

Setiajit menjelaskan sebenarnya Kabupaten Jombang sudah menerapkan e-planning dan e- budgetting. Namun, menurut dia, program milik Banyuwangi dinilai jauh lebih bagus.

"Kami ingin langsung copy paste yang jelas sudah bagus saja. Makanya kami sengaja datang membawa tim khusus untuk belajar langsung di sini," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pun menyambut baik kedatangan mereka.

Ia juga meminta pejabat Pemkab Jombang untuk berbagi ilmu untuk kemajuan Kabupaten Banyuwangi.

"Mumpung di sini, silakan Bapak belajar apa yang baik dari Banyuwangi. Namun demikian, bukan berarti kami ini sudah sempurna dalam segala hal. Jombang jangan sungkan membagi ilmunya," kata Anas.

Anas menjelaskan, dalam pengelolaan keuangan Banyuwangi telah mengintegrasikan mulai perencanaan, tata kelola, hingga evaluasi keuangan daerah dalam Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran dan Pelaporan (simral).

Atas langkah tersebut pihaknya memerima penghargaan dari gubernur Jawa Timur sebagai kabupaten dengan perencanaan pembangunan terbaik se-Jatim.

"Dalam sistem ini, kami telah mengsinkronkan dokumen perencanaan sejak RPJMD hingga pelaksanaan anggaran bahkan hingga pertanggungjawabannya. Semua program mulai sejak pengajuan perencanaan bisa terpantau," jelas Anas.   

Tidak hanya pada level kabupaten, sambung Anas, tapi di pemerintahan desa pihknya juga membuat sistem e-village budgeting dan e-monitoring system.

"Kami terus meningkatkan kapasitas SDM di tingkat desa, karena desa bagi kami telah menjadi gerbang pembangunan," pungkas Anas.

Di kesempatan yang sama Bupati Gresik Sambari Halim Radianto juga hadir di Banyuwangi untuk melakukan study tour tentang  pengembangan pariwisata, pelayanan publik dan infrastruktur. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya