Berita

Foto/Net

Politik

Kata Fahri Kekuatan PKS Di Pilpres 2019 Cuma Jaga Kotak Suara

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 17:41 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Politi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah pesimis dengan posisi PKS di Pilpres 2019.

Meski sudah bergabung dengan Partai Gerindra untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai capres 2019, namun Wakil Ketua DPR RI ini menilai dengan gaya lobi politik Presiden PKS Sohibul Iman, partai yang memiliki suara 6,79 persen itu hanya mejadi Tim Sukses saja di pilpres 2019.

"Nanti ujung-ujungnya jadi tim sukses lagi, jaga kotak suara lagi dan partisipan saja, padahal PKS itu punya modal raksasa," ujar Fahri Hamzah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4).


Politisi asal Sumbawa ini menambahkan PKS di kepemimpinan Sohibul Iman tidak memiliki kekuatan meski punya basis massa yang jelas. Makannya Fahri optimis PKS punya posisi tawar yang kuat di pilpres nanti.

"PKS itu kayak disuntik mati, lemes gitu, maka saya tidak optimis dengan gaya politik seperti ini, berat," pungkasnya. [nes]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya