Berita

Politik

Pimpinan DPR Girang Disindir Pakai Lagu Iwan Fals

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 16:31 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Tak seperti biasa, diskusi mingguan Dialektika Demokrasi Parlemen DPR RI kali ini dibuka oleh pertunjukan seni.

Ruangan diskusi yang terletak di dalam Press Room DPR RI Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, seketika riuh karena penampilan pembuka dari kelompok musisi cilik dari komunitas nelayan dan petani "Suka Suka" yang datang jauh dari Rumbia, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Para pembicara diskusi yang menyaksikan penampilan mereka adalah Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo; Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah; lalu analis politik Siti Zuhro dan pakar komunikasi Effendi Ghazali.


Mereka bersama para hadirin tampak gembira ketika anak-anak itu memeriahkan ruangan diskusi dengan mendendangkan lagu legendaris "Surat Buat Wakil Rakyat". Lirik lagu gubahan musisi senior Virgiawan Listanto alias Iwan Fals tersebut sangat populer di kalangan rakyat jelata. Dikarang pada masa Orde Baru, isinya adalah sindiran dan kritik pedas terhadap anggota parlemen yang tetap relevan sampai sekarang.

Setelah "sindiran" dilayangkan, Ketua DPR RI tertawa girang dan bertepuk tangan. Sampai-sampai Bambang Soesatyo dan para pembicara lain mau berdiri dan berfoto bersama dengan para personel grup "Suka Suka".

Grup "Suka Suka" beranggotakan enam orang, telah berdiri sejak tahun 2013 di bawah binaan Anggota DPR RI dari Dapil Sulsel, Mukhtar Tompo.

Diakui vokalisnya, Wira Syall Syabil, tampil langsung membawakan lagu "Surat Buat Wakil Rakyat" di hadapan para anggota DPR RI merupakan impian mereka sejak lama.

"Ini mimpi kami membawakan lagu Wakil Rakyat di DPR, akhirnya terwujud," ujar Wira. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya