Berita

Foto: KBRI Kiev

Dunia

Rasa Indonesia Merasuki Atmosfer Kampus Di Ukraina

RABU, 18 APRIL 2018 | 08:31 WIB | LAPORAN:

KBRI Kiev mengadakan festival seni, budaya, dan kuliner di Hall Universitas Tarash Shevchenko, kemarin (Selasa, 17/4).

Acara tersebut menjadi festival budaya dan kuliner terbesar di kampus Tarash Shevchenko yang turut dihadiri anggota delegasi DPD RI pimpinan Ajieb Padindang.

"Kami setiap tahun mengadakan kegiatan budaya. Namun tahun ini, kegiatan budaya yang kami selenggarakan semakin masif atas komitmen mendukung visi Pak Dubes melakukan diplomasi budaya. Acara tahun-tahun ini lebih besar dari tahun lalu," kata konsuler KBRI Kiev, Gatot Amrih dalam keterangannya.


Amrih mengharapkan secepatnya KBRI Kiev mampu mengadakan festival budaya dengan scope nasional di Ukraina. Menurutnya, India saja mampu membuat acara festival budaya nasional Yoga di Maidan Square tahun lalu.

"Saya kira kita juga mampu tentu saja dengan kemasan yang berbeda. Kita ingin Indonesia membumi di seluruh penjuru Ukraina seperti yang selalu didengungkan Pak Dubes dalam setiap rapat," ujarnya.

Acara dibuka langsung oleh Dubes Yuddy Chrisnandi dilanjutkan sambutan Direktur Jurusan Bahasa dan Sastra Asia Timur Jauh, Universitas Tarash Shevchenko, Prof. DR. Ivan Bondarenko.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo Himawan selaku ketua penyelenggara kegiatan menerangkan, festival Indonesia ini menggabungkan tiga tema sekaligus yaitu seni, budaya, dan kuliner.

"Kami menjaring bakat-bakat mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di kampus Tarash. Seperti misalnya tadi mahasiswa tingkat 4, Natalia Svets membacakan cerita berjudul Tisna Wati, juga Yevgenia Trukhan dan Iryna Bahinska, membacakan cerita tentang kancil dan buaya," paparnya.

Himawab menambahkan, pada gelar budaya ini pengunjung bisa melihat langsung fashion show baju adat khas Indonesia dari Lampung, Sumatra barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Bali. Ada pula teater yang dibawakan mahasiswa-mahasiswa tingkat 2 tentang Putri Chandra Kirana dan Pangeran Galuh.

"Pesan Pak Dubes untuk menancapkan rasa Indonesia di hati para mahasiswa, Insya Allah, dapat tercapai melalui gelar budaya ini," harapnya.

Acara berlangsung pada pukul 11.00 sampai dengan 14.00 waktu setempat. Sementara itu di Aula Universitas Tarash digelar makanan-makanan khas Indonesia. Ada bihun goreng, bolu kering bali, kerupuk udang, bakwan manis jagung dan aneka minuman khas Indonesia. Makanan tersebut dihidangkan untuk seluruh peserta yang hadir.

Di sela-sela acara juga disajikan tarian Bajidor Kahot dan Sintren. Tarian khas tersebut dibawakan oleh staf KBRI, Puput Ratsari yang berkolaborasi dengan Ayesha Fatma Nandira dan mahasiswa Tarash Shenvchenko, Anastasia Pustilnyk.

Pada puncak acara dinyanyikan bersama lagu gebyar-gebyar oleh hadirin. Suaranya membahana, menyeruak di lingkungan Universitas Tarash Shevchenko.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya