Berita

Foto: Net

Bisnis

Siberia Tengah Lirik Produk Alas Kaki Indonesia

SELASA, 17 APRIL 2018 | 05:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Produk tekstil dan alas kaki asal Indonesia mulai dilirik negara asing. Setidaknya, hal itu tercermin dari minat Ketua Kadin Siberia Tengah, Rafael Shageev yang ingin mengimpor produk tersebut.

Hal itu disampaikan dalam pertemuannya dengan Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, di tengah-tengah pertemuan Krasnoyarsk Economic Forum (KEF) tanggal 12 hingga14 April 2018.

Menanggapi hal tersebut, Dubes Wahid menyambut baik keingingan Kadin Siberia Tengah dan berjanji akan menghubungkannya dengan pelaku usaha di Indonesia.
 

 
"Selama ini Indonesia telah mengekspor produk keramik dan furnitur ke Propinsi Krasnoyarsk, sementara Indonesia mengimpor produk aluminium dari wilayah tersebut. Total perdagangan mencapai sekitar 12 juta dolar," kata Wahid dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/4).

Sementara itu, Ketua Kadin Siberia Tengah menawarkan produk gandum. Penawaran ini dilontarkan karenasekitar 1 juta ton gandum dari propinsi tersebut tidak terserap di pasar lokal setiap tahunnya.

Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan mengirim tim ke KBRI Moskow dalam waktu dekat serta akan mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) tanggal 24 hingga 28 Oktober tahun ini.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya