Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah Sedih Capaian PKS Di Jabar Merosot

SELASA, 17 APRIL 2018 | 01:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku sedih melihat capaian PKS di Jawa Barat yang mengalami kemerosotan.

Capaian ini berkaitan dengan elektabilitas pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu (Asyik) yang didukung PKS di Pilkada Jawa Barat 2018.  

Dalam hasil survei teranyar yang dirilis Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Minggu (15/4), pasangan yang didukung PKS dan Gerindra itu hanya mendapat elektabilitas 8,2 persen. Elaktabilitas itu jauh di bawah pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang berada di puncak dengan 43,2 persen dan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dengan 39,3 persen.


Fahri sedih lantaran kemerosotan itu dicapai saat PKS justru tengah berkuasa di Jabar. Padahal saat memenangkan pasangan Ahmad Heryawan (Aher) dan Deddy Mizwar (Demiz) justru diraih saat PKS tengah mengalami krisis usai Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq tersangkut kasus korupsi.

"Sedih mendengar capaian PKS di Jawa Barat agak merosot. Suatu yang dapat kita pertahankan pada saat krisis justru nampak akan gagal dipertahankan pada saat kita berkuasa. Aher-Demiz kita menangkan justru saat pimpinan partai dalam tuduhan korupsi," kenangnya dalam akun Twitter @fahrihamzah, Senin (16/4).

"Pilkada Jabar dimenangkan dalam suasana kepercayaan diri yang hancur. Dede-Lex dan Rieke-Teten sangat kuat dan populer. Alhamdulillah," sambung Fahri.

Dia menyebut bahwa saat itu, kader PKS memiliki motivasi yang tinggi karena dipimpin oleh seorang pemimpin yang bisa mengelola krisis.

"Mengutip almarhum Taufik Ridho (mantan Sekjen PKS), (kader berhasil) mengubah musibah jadi anugerah," tutupnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya